Terjadi Kemarau Panjang, MUI Toari Bakal Menyelenggarakan Shalat Istisqa

banner 950x250
Sekum MUI Kolaka, Taufik Nur

KOLAKA, MUIKolaka- Disebabkan terjadi kemarau panjang yang melanda, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Toari bakal menyelenggarakan shalat istisqa atau meminta hujan kepada Sang Pencipta.

“Ketua MUI Kecamatan Toari, Waris Ahmad menyampaikan kepada pengurus MUI Kolaka, terkait rencana mereka untuk melaksanakan shalat istisqa pada hari Kamis, 10 September 2026,” kata Sekum MUI Kabupaten Kolaka, Taufik Nur, Selasa (8/9/2026).

Ustadz Taufik mengungkapkan, shalat istisqa yang diinisiasi MUI Toari bersama Pemerintah Kecamatan dan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Toari, karena kondisi kemarau dan minimnya curah hujan yang dirasakan oleh masyarakat, berdampak terhadap ketersediaan air dan aktivitas kehidupan masyarakat.

“Karena itu MUI Kecamatan Toari, KUA Kecamatan Toari bersama Pemerintah Kecamatan Toari mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama melaksanakan Shalat Istisqa, sebagai ikhtiar dan doa memohon rahmat serta pertolongan Allah SWT, berupa turunnya hujan yang membawa keberkahan dan kemaslahatan bagi seluruh masyarakat,” ungkapnya.

Pimpinan Pondok Pesantren At-tarbiyah Islamiyah Kolaka ini mengatakan, Shalat istisqa merupakan shalat Sunnah muakkad atau sangat dianjurkan, dilakukan untuk memohon kepada Allah SWT agar menurunkan hujan saat terjadi kemarau panjang atau kekeringan. Shalat istisqa dilaksanakan pada siang hari, terutama di waktu dhuha ketika matahari mulai naik setinggi tombak, hingga menjelang dzuhur.

“Allah SWT berfirman dalam QS. Nuh ayat 10-11: ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun. Niscaya Dia akan menurunkan hujan kepadamu dengan lebat’,” katanya.

Taufik berharap masyarakat Toari dan sekitarnya untuk menghadiri shalat istisqa yang dilaksanakan di lapangan Desa Wonua Raya, Kecamatan Toari yang dimulai pukul 07.30 WITA. (*)

Tinggalkan Balasan