Ketua MUI Harap Ponpes Nur Syamzam Terus Lahirkan Generasi Qurani

Berita, Wundulako28 views
banner 950x250
Ketua MUI Kolaka yang juga Bupati Kolaka Amri Djamaluddin didampingi ketua Dewan Pertimbangan MUI Kolaka yang juga Anggota DPR RI Ahmad Safei dan Pimpinan Ponpes Nur Syamzam KH Alam Syah dan dewan pendiri Ponpes H Sukri menghadiri acara penamatan santri

WUNDULAKO, MUIKolaka- Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kolaka yang juga Bupati Kolaka, H Amri Djamaluddin berharap Pondok Pesantren (Ponpes) Nur Syamzam terus melahirkan generasi qurani yang berilmu.

“Pemerintah Kabupaten Kolaka berharap Pondok Pesantren Nur-Syamzam dapat terus melahirkan generasi Qurani yang berilmu, berakhlak, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi daerah, bangsa, dan agama,” Amri Djamaluddin saat menghadiri penamatan santri angkatan Ke-V Ponpes Nur Syamzam Tahun 2026, Sabtu, (13/6/2026) di Kelurahan Kowioha, Kecamatan Wundulako.

Amri juga memberikan apresiasi dan penghargaan kepada pimpinan Ponpes, ustadz dan ustadzah, serta orang tua santri yang telah berperan aktif dalam mendidik dan membimbing generasi muda yang berakhlak mulia dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.

Ponpes memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki pemahaman agama yang kuat, akhlak yang baik, serta kemampuan untuk menghadapi tantangan zaman.

Sebagai Bupati, Amri mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Kolaka terus mendukung pengembangan pendidikan keagamaan, sebagai bagian dari upaya mencetak sumber daya manusia yang berkualitas, berkarakter, dan berdaya saing.

“Saya berharap, para santri yang hari ini ditamatkan dapat terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, serta menjadi teladan di tengah masyarakat.” harapnya.

Pimpinan Ponpes Nur Syamzam KH Alam Syah mengatakan, penamatan santri merupakan momentum penting dalam menandai berakhirnya masa pendidikan para santri yang telah menempuh proses pembelajaran, dan pembinaan di lingkungan pesantren, guna melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi.

Pada tahun ini, Pondok Pesantren Nur-Syamzam menamatkan sebanyak 158 santri, terdiri dari 16 santri tingkat Raudhatul Athfal (RA), 28 santri tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) 78 santri tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan 36 santri tingkat Madrasah Aliyah (MA), serta program Hafiz Al-Qur’an.

Penamatan Santri Ponpes Nur Syamzam yang berjalan hikmat juga dihadiri Ketua Dewan Pertimbangan MUI Kolaka yang juga Anggota DPR RI, H Ahmad Safei, serta sejumlah tokoh agama dan pejabat pemerintah Kabupaten Kolaka. (*)

Tinggalkan Balasan