
MINA, MUIKolaka- Wakil Ketua Umum (Waketum) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kolaka, H Syaifuddin Mustaming menyampaikan bahwa saat ini jamaah haji asal Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang bergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 36 UPG Makassar, telah melakukan pelontaran jumrah aqabah atau pertama. Selanjutnya akan menyelesaikan beberapa rangkaian ibadah haji lainnya.
“Alhamdulillah berdasarkan informasi dari Pembimbing Ibadah Haji Kloter 36 UPG di Mina, Arab Saudi. Jamaah telah melaksanakan pelontaran jumrah aqabah pada 10 Dzulhijjah 1447 Hijriyah,” kata Syaifullah Mustaming, Kamis (28/05/2026).
Kabag Kesra Setda Kolaka ini mengungkapkan, setelah jamaah mabit atau bermalam di Musdalifah, sekaligus mengambil kerikil yang akan digunakan untuk melontar, selanjutnya dengan tertib dan lancar secara berkelompok kloter 36 UPG dibawah pendampingan petugas haji, menuju area jumrah dengan melewati terowongan Mina.
Mantan pembimbing ibadah haji ini menjelaskan, pelontaran jumrah Aqabah merupakan salah satu rangkaian ibadah haji yang dilakukan pada 10 Dzulhijjah, dimana jamaah melempar 7 butir kerikil sebagai simbol melempar godaan setan.
“Petugas kesehatan dan PPIH Kloter 36 terus bersiaga di sepanjang jalur untuk membantu jamaah lansia dan yang membutuhkan bantuan,” katanya.
Ustadz Pudho panggilan akrab Syaifuddin Mustaming menambahkan, jamaah haji kembali akan melakukan pelontaran pada hari Tasyrik yakni tanggal 11, 12 dan 13 Dzulhijjah. Jamaah nanti akan melempar tiga jumrah sekaligus, yakni Jumrah Ula, Wustha, dan Aqabah.
“Berdasarkan informasi dari PKHI Kloter 36 UPG, sejauh ini kondisi kesehatan jamaah haji kloter 36 UPG masih aman untuk mengikuti rangkaian haji selanjutnya. Begitupun informasi dari petugas haji Kloter 34, 35 dan 38 UPG semua jamaah asal Kabupaten Kolaka yang bergabung pada kloter tersebut, semua masih kondisi sehat,” katanya. (*)

