KOLAKA, MUIKolaka – Setelah kurang lebih tiga tahun Masjid Agung Khaerah Ummah Kolaka direnovasi dengan menelan anggaran kurang lebih Rp 35 Milyar, kini masjid kebanggaan masyarakat Kabupaten Kolaka kembali di fungsikan, sekaligus dirangkaikan peringatan isra mi’raj Nabi Muhammad SAW, Senin (26/01/2026) malam.
Bupati Kolaka, H Amri Djamaluddin,SSTP, MSi pada kesempatan itu mengungkapkan rasa syukur atas selesainya renovasi Masjid Agung Khaera Ummah Kolaka. Masjid kebanggaan ini kembali dapat dimanfaatkan sebagai pusat ibadah dan kegiatan keagamaan masyarakat
“Saya berharap masjid Agung ini selain tempat Shalat berjamaah, tapi juga menjadi pusat pendidikan, pusat dakwah dan aktivitas ibadah lainnya,” harapnya.
Bupati menegaskan, digunakannya kembali masjid Agung Kolaka merupakan komitmen dirinya. Dia berjanji saat shalat Idul Fitri di Gedung Islamic centre Kolaka pada tahun 2025, bahwa tahun 2026 Masjid Agung sudah harus digunakan dan itu terwujud.
Terkait peringatan Isra’ Mi’raj, Bupati menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya sebagai momentum historis keagamaan, tetapi juga sebagai sarana memperkuat keimanan, ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan kualitas ibadah dan akhlak umat Islam.
“Masih banyak orang yang menyepelekan Shalat. Karena itu, jadikan isra mi’raj ini untuk meningkatkan kualitas ibadah shalat kita,” kata H Amri Djamaluddin.
Sementara Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Kendari yang juga Guru Besar IAIN Kendari, Prof. Dr. KH Moh. Yahya Obaid,MAg dalam tausiyahnya mengajak jamaah untuk meneladani nilai-nilai Isra’ Mi’raj, khususnya dalam menjaga shalat sebagai tiang agama dan memperkuat hubungan manusia dengan Allah SWT serta sesama manusia.
Isra mi’raj sesungguhnya bukan sekedar satu perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha, tapi ada perjalanan batiniah yang dilakukan Rasulullah. Semua kejadian ada hikmah didalamnya.
“Rasulullah dalam perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha, mengisyaratkan bagaimana kita kembali ke masjid,” kata KH Moh Yahya Obaid.
Isra mi’raj yang bertema “Ikhlaskan Tauhid, tingkatkan iman dan ilmu, kualitas ibadah shalat dan kesalehan sosial untuk Kolaka yang berkeadilan, maju dan unggul”, dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Kolaka, bekerja sama Panitia Hari Besar Islam (PHBI), Kementerian Agama, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT), serta Pengurus Masjid Agung Khaera Ummah, dihadiri unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah dari berbagai wilayah di Kabupaten Kolaka.
Turut hadir ketua MUI Kolaka KH Muhammad Duwana Said dan pengurus MUI Kolaka, serta Kabag Kesra Setda Kolaka H. Syaifuddin Mustaming,SAg.

